Universitas Mercu Buana

Unggul, Bermutu dan Bemanfaat

EVALUASI KEPUASAN MAHASISWA TERHADAP LAYANAN BIDANG KEMAHASISWAAN UNIVERSITAS MERCU BUANA TAHUN AKADEMIK 2013/2014


1.                  Deskiripsi Umum Responden

Dalam rangka memberikan gambaran yang komprehensif terhadap penelitian, berikut ini dideskripsikan mengenai data responden sebagai unit analisis. Pendeskripsian ini menjadi penting sebagai informasi awal untuk menilai apakah karakteristik responden mampu mewakili populasi, atau dengan kata lain apakah informasi yang diberikan oleh responden dengan karakteristiknya dapat menjawab dan menjelaskan permasalahan dari sejumlah variabel penelitian. Oleh karena itulah deskripsi identitas responden dalam penelitian ini dapat  dikelompokkan menjadi beberapa kelompok yaitu : Fakultas, Usia, Jenis kelamin, dan Fungsional Organisasi responden.
Pembahasan dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pelayanan kemahasiswaan di Universitas Mercu Buana, dimana dalam melakukan penelitian  ini ditetapkan sebesar 100 orang mahasiswa aktif  yang dijadikan sebagai responden. Dalam pelaksanaan penelitian ini, ditetapkan sebesar 100 responden, dimana dari 100 kuesioner yang dibagikan kepada responden maka semua kuesioner telah dikembalikan dan semuanya dapat diolah lebih lanjut. Oleh karena itulah akan disajikan deskripsi identitas responden yang dapat diuraikan sebagai berikut :

a.      Fakultas
Fakultas  responden dalam penelitian ini dapat dikelompokkan dalam 6 kelompok yaitu kelompok Fakultas Teknik (FT), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM), Fakultas Ilmu Komputer (FASILKOM), Fakultas Psikologi (FPSi) dan Fakultas Desain dan Seni Kreatif (FDSK), untuk lebih jelasnya akan disajikan karakteristik responden berdasarkan fakultas yang dapat dilihat pada tabel berikut ini :




Tabel 1
Fakultas
Fakultas

Frequency
Percent
Valid Percent
Cumulative Percent
Valid
FT
55
55.0
55.0
55.0
FEB
14
14.0
14.0
69.0
FIKOM
14
14.0
14.0
83.0
FASILKOM
6
6.0
6.0
89.0
FPsi
2
2.0
2.0
91.0
FDSK
9
9.0
9.0
100.0
Total
100
100.0
100.0

(Sumber : Hasil olahan data primer, 2014)
Berdasarkan tabel 1 yakni karakteristik responden menurut fakultas responden, maka dari 100 orang responden yang menjadi sampel dalam penelitian ini maka kelompok responden berdasarkan fakultas yang terbesar dalam penelitian ini adalah Fakultas Teknik (FT) yakni sebesar 55 orang atau 55%. Hal ini menunjukkan bahwa rata-rata mahasiswa yang memperoleh pelayanan kemahasiswaan adalah didominasi oleh FT jika dibandingkan dengan Fakultas lainnya.


b.      Usia
Usia responden dalam penelitian ini dapat dikelompokkan dalam 5 kategori yaitu kategori 17 – 21, 21 – 25, 25 – 29, 29 – 33 dan 33 tahun – keatas, untuk lebih jelasnya akan disajikan karakteristik responden berdasarkan usia yang dapat dilihat pada tabel berikut ini :
Tabel 2
Usia
Umur

Frequency
Percent
Valid Percent
Cumulative Percent
Valid
17-21 th
88
88.0
88.0
88.0
21-25 th
11
11.0
11.0
99.0
25-29 th
1
1.0
1.0
100.0
Total
100
100.0
100.0

       (Sumber : Hasil olahan data primer, 2014)
Berdasarkan tabel 2 yakni karakteristik responden menurut usia responden, maka dari 100 orang responden yang menjadi sampel dalam penelitian ini maka kategori responden berdasarkan usia yang terbesar dalam penelitian ini adalah 17 – 21 tahun yakni sebesar 88 orang atau 88%. Hal ini menunjukkan bahwa rata-rata mahasiswa yang memperoleh pelayanan kemahasiswaan adalah didominasi oleh Usia 17 – 21 tahun jika dibandingkan dengan Usia lainnya. Disamping itu Usia 29 – 33 dan 33 tahun – keatas, tidak terdapat dalam penelitian.

c.       Jenis Kelamin
Jenis Kelamin responden dalam penelitian ini dapat dikelompokkan dalam 2 kelompok yaitu kelompok Pria dan Wanita, untuk lebih jelasnya akan disajikan karakteristik responden berdasarkan jenis kelamin yang dapat dilihat pada tabel berikut ini :
Tabel 3
Jenis Kelamin
Jenis_Kelamin

Frequency
Percent
Valid Percent
Cumulative Percent
Valid
Pria
66
66.0
66.0
66.0
Wanita
34
34.0
34.0
100.0
Total
100
100.0
100.0

    (Sumber : Hasil olahan data primer, 2014)
Berdasarkan tabel 3 yakni karakteristik responden menurut jenis kelamin responden, maka dari 100 orang responden yang menjadi sampel dalam penelitian ini maka kategori responden berdasarkan jenis kelamin yang terbesar dalam penelitian ini adalah Pria yakni sebesar 66 orang atau 66%. Hal ini menunjukkan bahwa rata-rata mahasiswa yang memperoleh pelayanan kemahasiswaan adalah didominasi oleh Pria jika dibandingkan dengan Wanita.

d.      Fungsional Organisasi
Fungsional Organanisasi responden dalam penelitian ini dapat dikelompokkan dalam 4 kelompok yaitu kelompok UKM, BEM F, HIMA dan Komunitas. Disamping itu terdapat juga 1 kelompok mahasiswa yang tidak aktif, untuk lebih jelasnya akan disajikan karakteristik responden berdasarkan Fungsional Organisasi yang dapat dilihat pada tabel berikut ini :



    Tabel 4
Fungsional Organisasi
Organisasi

Frequency
Percent
Valid Percent
Cumulative Percent
Valid
Tidak aktif
64
64.0
64.0
64.0
UKM
11
11.0
11.0
75.0
BEM F
3
3.0
3.0
78.0
HIMA
10
10.0
10.0
88.0
Komunitas
12
12.0
12.0
100.0
Total
100
100.0
100.0

       (Sumber : Hasil olahan data primer, 2014)
Berdasarkan tabel 4 yakni karakteristik responden menurut Fungsional Organisasi responden, maka dari 100 orang responden yang menjadi sampel dalam penelitian ini maka kategori responden berdasarkan Fungsional Organisasi yang terbesar dalam penelitian ini adalah mahasiswa yang tidak aktif yakni sebesar 64 orang atau 64%.  Hal ini menunjukkan bahwa rata-rata mahasiswa yang memperoleh pelayanan kemahasiswaan adalah didominasi oleh mahasiswa yang tidak aktif jika dibandingkan mahasiswa yang terdapat di Fungsional Organisasi. Adapun dari Komunitas yakni sebesar 12 orang atau 12% jika dibandingkan Organisasi lainnya.


2.                  Uji Validitas  dan Reliabilitas

Untuk menguji apakah alat ukur (instrument) yang digunakan memenuhi syarat-syarat alat ukur yang baik, sehingga menghasilkan data yang sesuai dengan apa yang diukur, sebelum dilakukan analisis data berdasarkan hasil data yang terkumpul terlebih dahulu dilakukan pengujian data melalui uji validitas dan reliabilitas data.
Tabel 5
Dimensi Tangibles Harapan
No.
Pernyataan
Pearson Correlation
r tabel
Keterangan
1
Pernyataan 1
0.698
0.30
Valid
2
Pernyataan 2
0.749
0.30
Valid
3
Pernyataan 3
0.679
0.30
Valid
4
Pernyataan 4
0.672
0.30
Valid
5
Pernyataan 5
0.587
0.30
Valid
6
Pernyataan 6
0.609
0.30
Valid
7
Pernyataan 7
0.681
0.30
Valid
8
Pernyataan 8
0.710
0.30
Valid
      (Sumber : Hasil olahan data primer, 2014)

Berdasarkan tabel 5, dimensi Tangibles Harapan menunjukkan Pearson Correlation 0.690, 0.749, 0.679, 0.672, 0.587, 0.609, 0.681, dan 0.710 lebih besar dari 0.30. Maka seluruh pernyataan adalah Valid.
Tabel 6
Dimensi Reliability Harapan
No.
Pernyataan
Pearson Correlation
r tabel
Keterangan
1
Pernyataan 1
0.750
0.30
Valid
2
Pernyataan 2
0.694
0.30
Valid
3
Pernyataan 3
0.719
0.30
Valid
4
Pernyataan 4
0.706
0.30
Valid
5
Pernyataan 5
0.723
0.30
Valid
6
Pernyataan 6
0.720
0.30
Valid
7
Pernyataan 7
0.764
0.30
Valid
8
Pernyataan 8
0.726
0.30
Valid
(Sumber : Hasil olahan data primer, 2014)
Berdasarkan tabel 6, dimensi Reliability Harapan menunjukkan Pearson Correlation 0.750, 0.694, 0.719, 0.706, 0.723, 0.720, 0.764, dan 0.726 lebih besar dari 0.30. Maka seluruh pernyataan adalah Valid.
Tabel 7
Dimensi Responsiveness Harapan
No.
Pernyataan
Pearson Correlation
r tabel
Keterangan
1
Pernyataan 1
0.418
0.30
Valid
2
Pernyataan 2
0.354
0.30
Valid
3
Pernyataan 3
0.510
0.30
Valid
4
Pernyataan 4
0.599
0.30
Valid
5
Pernyataan 5
0.775
0.30
Valid
6
Pernyataan 6
0.778
0.30
Valid
7
Pernyataan 7
0.578
0.30
Valid
8
Pernyataan 8
0.774
0.30
Valid
   (Sumber : Hasil olahan data primer, 2014)
Berdasarkan tabel 7, dimensi Responsiveness Harapan menunjukkan Pearson Correlation 0.418, 0.354, 0.510, 0.599, 0.775, 0.778, 0.578, dan 0.774 lebih besar dari 0.30. Maka seluruh pernyataan adalah Valid.





Tabel 8
Dimensi Assurance Harapan
No.
Pernyataan
Pearson Correlation
r tabel
Keterangan
1
Pernyataan 1
0.761
0.30
Valid
2
Pernyataan 2
0.770
0.30
Valid
3
Pernyataan 3
0.809
0.30
Valid
4
Pernyataan 4
0.751
0.30
Valid
5
Pernyataan 5
0.788
0.30
Valid
6
Pernyataan 6
0.688
0.30
Valid
(Sumber : Hasil olahan data primer, 2014)
Berdasarkan tabel 8, dimensi Assurance Harapan menunjukkan Pearson Correlation 0.761, 0.770, 0.809, 0.751, 0.788, dan 0.688 lebih besar dari 0.30. Maka seluruh pernyataan adalah Valid.
Tabel 9
Dimensi Empathy Harapan
No.
Pernyataan
Pearson Correlation
r tabel
Keterangan
1
Pernyataan 1
0.770
0.30
Valid
2
Pernyataan 2
0.842
0.30
Valid
3
Pernyataan 3
0.817
0.30
Valid
4
Pernyataan 4
0.872
0.30
Valid
5
Pernyataan 5
0.764
0.30
Valid
6
Pernyataan 6
0.682
0.30
Valid
   (Sumber : Hasil olahan data primer, 2014)
Berdasarkan tabel 9, dimensi Empathy Harapan menunjukkan Pearson Correlation 0.761, 0.770, 0.809, 0.751, 0.788, dan 0.688 lebih besar dari 0.30. Maka seluruh pernyataan adalah Valid.
Tabel 10
Dimensi Tangibles Kenyataan
No.
Pernyataan
Pearson Correlation
r tabel
Keterangan
1
Pernyataan 1
0.839
0.30
Valid
2
Pernyataan 2
0.873
0.30
Valid
3
Pernyataan 3
0.870
0.30
Valid
4
Pernyataan 4
0.797
0.30
Valid
5
Pernyataan 5
0.572
0.30
Valid
6
Pernyataan 6
0.661
0.30
Valid
7
Pernyataan 7
0.870
0.30
Valid
8
Pernyataan 8
0.832
0.30
Valid
 (Sumber : Hasil olahan data primer, 2014)
Berdasarkan tabel 10, dimensi Tangibles Kenyataan menunjukkan Pearson Correlation 0.839, 0.873, 0.870, 0.797, 0.572, 0.661, 0.870, dan 0.832 lebih besar dari 0.30. Maka seluruh pernyataan adalah Valid.
Tabel 11
Dimensi Reliability Kenyataan
No.
Pernyataan
Pearson Correlation
r tabel
Keterangan
1
Pernyataan 1
0.774
0.30
Valid
2
Pernyataan 2
0.746
0.30
Valid
3
Pernyataan 3
0.758
0.30
Valid
4
Pernyataan 4
0.844
0.30
Valid
5
Pernyataan 5
0.820
0.30
Valid
6
Pernyataan 6
0.814
0.30
Valid
7
Pernyataan 7
0.767
0.30
Valid
8
Pernyataan 8
0.802
0.30
Valid
 (Sumber : Hasil olahan data primer, 2014)

Berdasarkan tabel 11, dimensi Reliability Kenyataan menunjukkan Pearson Correlation 0.750, 0.694, 0.719, 0.706, 0.723, 0.720, 0.764, dan 0.726 lebih besar dari 0.30. Maka seluruh pernyataan adalah Valid.
Tabel 12
Dimensi Responsiveness Kenyataan
No.
Pernyataan
Pearson Correlation
r tabel
Keterangan
1
Pernyataan 1
0.759
0.30
Valid
2
Pernyataan 2
0.690
0.30
Valid
3
Pernyataan 3
0.791
0.30
Valid
4
Pernyataan 4
0.649
0.30
Valid
5
Pernyataan 5
0.703
0.30
Valid
6
Pernyataan 6
0.766
0.30
Valid
7
Pernyataan 7
0.738
0.30
Valid
8
Pernyataan 8
0.706
0.30
Valid
(Sumber : Hasil olahan data primer, 2014)
Berdasarkan tabel 12, dimensi Responsiveness Kenyataan menunjukkan Pearson Correlation 0.759, 0.690, 0.791, 0.649, 0.703, 0.776, 0.738, dan 0.706 lebih besar dari 0.30. Maka seluruh pernyataan adalah Valid.




Tabel 13
Dimensi Assurance Kenyataan
No.
Pernyataan
Pearson Correlation
r tabel
Keterangan
1
Pernyataan 1
0.770
0.30
Valid
2
Pernyataan 2
0.763
0.30
Valid
3
Pernyataan 3
0.813
0.30
Valid
4
Pernyataan 4
0.814
0.30
Valid
5
Pernyataan 5
0.805
0.30
Valid
6
Pernyataan 6
0.755
0.30
Valid
  (Sumber : Hasil olahan data primer, 2014)
Berdasarkan tabel 13, dimensi Assurance Kenyataan menunjukkan Pearson Correlation 0.770, 0.763, 0.813, 0.814, 0.805, dan 0.755 lebih besar dari 0.30. Maka seluruh pernyataan adalah Valid.
Tabel 14
Dimensi Empathy Kenyataan
No.
Pernyataan
Pearson Correlation
r tabel
Keterangan
1
Pernyataan 1
0.753
0.30
Valid
2
Pernyataan 2
0.832
0.30
Valid
3
Pernyataan 3
0.843
0.30
Valid
4
Pernyataan 4
0.837
0.30
Valid
5
Pernyataan 5
0.793
0.30
Valid
6
Pernyataan 6
0.709
0.30
Valid
  (Sumber : Hasil olahan data primer, 2014)
Berdasarkan tabel 14, dimensi Empathy Kenyataan menunjukkan Pearson Correlation 0.753, 0.832, 0.843, 0.837, 0.793, dan 0.709 lebih besar dari 0.30. Maka seluruh pernyataan adalah Valid.
Tabel 15
Uji Reabilitas Harapan
Dimensi
Cronbach's Alpha
Keterangan
Tangibles
0.847
Reliable
Reliability
0.878
Reliable
Responsiveness
0.870
Reliable
Assurance
0.795
Reliable
Emphaty
0.824
Reliable
   (Sumber : Hasil olahan data primer, 2014)
Berdasarkan tabel 15, Uji Realibilitas Harapan menunjukkan Cronbach’s Alpha 0.847, 0.878, 0.870, 0.795, dan 0.824 lebih besar dari 0.60. Maka seluruh dimensi adalah reliable.


Tabel 16
Uji Reabilitas Kenyataan
Dimensi
Cronbach's Alpha
Keterangan
Tangibles
0.872
Reliable
Reliability
0.874
Reliable
Responsiveness
0.912
Reliable
Assurance
0.867
Reliable
Emphaty
0.911
Reliable
         (Sumber : Hasil olahan data primer, 2014)
Berdasarkan tabel 16, Uji Realibilitas Kenyataan menunjukkan Cronbach’s Alpha 0.872, 0.874, 0.912, 0.867, dan 0.911 lebih besar dari 0.60. Maka seluruh dimensi adalah  reliable.


3.                  Analisis Importance-Performance atau Diagram Cartesius atas Pelayanan yang diberikan Direktorat Kemahasiswaan (Ditmawa).

Diagram cartesius untuk pelayanan yang diberikan oleh Direktorat Kemahasiswaan dari 100 responden yang diteliti, nilai rata-rata dari rata-rata harapan (tingkat kepentingan) rata-rata kenerja (kenyataan).


Gambar 1.
Evaluasi Kepuasan Mahasiswa terhadap pelayanan Bidang Kemahasiswaan

Dari diagram cartesius tentang pelayanan yang diberikan Direktorat Kemahasiswaan di Universitas Mercu Buana dapat simpulkan bahwa faktor-faktor atau atribut yang berada pada kuadran A (prioritas utama). Untuk memperbaiki kinerja pelayanannya maka petugas pelayanan di Bidang Kemahasiswaan  sebaiknya memproritaskan pelayanan yang berada pada kuadran A, karena pada kuadran tersebut mahasiswa menganggap penting sedangkan tingkat pelaksanaannya masih belum memuaskan. Faktor-faktor yang perlu diperhatikan adalah: Keberadaan BEM- U dan MPM, Pembatasan Kegiatan Musik di Kampus, Gudang properti UKM, Keterbatasan dana kegiatan dan Fasiltas ruang rapat Ormawa, Pelayanan administrasi mahasiswa, Proposal kegiatan, Partisipasi mahasiswa dalam kegiatan, Pelatihan dan seminar, Peringatan Upacara Hari besar Nasional, Struktur Ormawa, Program kegiatan Ormawa, Sekretariat HIMA, Komunitas minat bakat, LPJ kegiatan, Pameran dan bazar.

Pada kuadran B menunjukkan tingkat pelayanan yang perlu dipertahankan oleh Bidang Kemahasiswaan  karena telah sesuai dengan yang diharapkan mahasiswa. Atribut yang berada pada kuadran B (pertahankan prestasi) ini sudah memuaskan, yaitu: Ketersediaan Auditorium dan AULA, Lapangan Olahraga dan Panjat tebing, Transportasi Bus Kampus, Penyaluran Beasiswa, Penegakan Kampus bebas Narkoba., Program MABIM dan semardisma, PKM, Pembina UKM, Program Dunia Kampus untuk MABA, SKPI pelengkap ijazah, Jaket almamater, Penghargaan wisudawan dan berprestasi.

Faktor-faktor atau atribut yang berada pada kuadran C (prioritas rendah). Atribut pada kuadran ini tidak menjadi prioritas karena mahasiswa menganggapnya kurang penting, yaitu: Penandatangan Buku Saku, serta Ketersediaan Fasilitas Jogging Track dan Fitness.

Sedangkan atribut yang berada pada kuadran D (berlebihan). Atribut tersebut dianggap tidak penting bagi pelanggan (mahasiswa) namun tingkat pelaksanaannya dilakukan dengan baik oleh petugas di Bidang Kemahasiswaan, yaitu: Ketentuan larangan merokok dan ketertiban masuk – keluar Kampus (jam malam), Partisipasi dalam kompetisi, dan Persyaratan IPK seleksi ketua pengurus Organisasi Kemahasiswaan, serta Pola pengembangan kemahasiswaan dan prosedur kegiatan.

Simpulan dan Saran
4.1. Simpulan
Berdasarkan uraian pada penelitian dan pembahsan maka dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut:
1. Secara umum pelayanan di Bidang Kemahasiswaan (Ditmawa) belum sepenuhnya sesuai dengan yang diharapkan oleh pengguna layanan (dalam hal ini mahasiswa). Kuadran A (attributes to improve) wilayah yang memuat faktor-faktor yang dianggap penting oleh pelanggan tetapi pada kenyataannya faktor-faktor ini belum sesuai seperti yang diharapkan (tingkat kepuasan yang diperoleh masih sangat rendah). Pernyataan-pernyataan yang masuk dalam kuadran ini harus ditingkatkan. Caranya adalah Bidang kemahasiswaan harus melakukan perbaikan secara terus menerus sehingga performance kuadran ini akan meningkat.

2. Penilaian pelayanan di Bidang Kemahasiswaan (Ditmawa), mahasiswa menilai kinerja masih rendah terhadap pelayanan karena faktor atau atribut yang dianggap mempengaruhi kepuasan mahasiswa termasuk unsur-unsur jasa yang dianggap sangat penting, namun manajemen belum melaksanakannya sesuai dengan keinginan mahasiswa sehingga mengecewakan/tidak puas.

4.2. Saran
Berdasarkan analisis Importance Performance (Diagram Cartesius), petugas pelayanan sebaiknya memprioritaskan pelayanan yang berada pada kuadran A, karena pada kuadran tersebut mahasiswa menganggap penting sedangkan tingkat pelaksanaannya masih belum memuaskan. Faktor-faktor yang perlu diperhatikan adalah: Keberadaan BEM- U dan MPM, Pembatasan Kegiatan Musik di Kampus, Gudang properti UKM, Keterbatasan dana kegiatan dan Fasiltas ruang rapat Ormawa, Pelayanan administrasi mahasiswa, Proposal kegiatan, Partisipasi mahasiswa dalam kegiatan, Pelatihan dan seminar, Peringatan Upacara Hari besar Nasional, Struktur Ormawa, Program kegiatan Ormawa, Sekretariat HIMA, Komunitas minat bakat, LPJ kegiatan, Pameran dan bazar


Selanjutnya dari hasil pengukuran yang dapat dilakukan terhadap dimensi- dimensi kualitas pelayanan berdasarkan tingkat kepentingan penerima layanan dan tingkat pelaksanaan pemberian pelayanan Direktorat Kemahasiswaan Universitas Mercu Buana dapat menentukan peningkatan masing-masing atribut atau dimensi yang memang dianggap penting oleh penerima layanan. Peningkatan tersebut dengan mengacu ada penempatan masing-masing atribut ke dalam kuadran Kartesius.
Share on Google Plus

About Kemahasiswaan Mercubuana

Direktorat Kemahasiswaan Universitas Mercu Buana
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment