Universitas Mercu Buana

Unggul, Bermutu dan Bemanfaat

RAKER BIDANG KEMAHASISWAAN 2014



Rapat Kerja bidang Kemahasiswaan UMB 13-14 Februari 2014 berlangsung penuh semangat dan antusiame peserta ,  lancar dan tepat waktu. Dari para peserta Raker juga terjadi kristalisasi berbagai permasalahan aktual sekitar kehidupan dunia kemahasiswaan dan telah melahirkan berbagai gagasan yang akhirnya bermuara pada perlunya penyegaran dan revitalisasi pengembangan kegiatan kemahasiswaan yang saat ini dinilai mengalami dis orientasi.
Dari perspektif nasional bahkan internasional  Raker kali ini merasa perlu mendapat masukan dari sisi kebijakan pemerintah. Sebagai nara sumber Dr. Widyo Winarso (Deputy Student Affairs DIKTI) menjelaskan tentang isyu stretegis pendidikan tinggi dan kebijakan pemerintah tentang pola pengembangan kemahsiswaan dengan  berlakukanya UU No 12 tahun 2012. Rektor sebagai otoritas tertinggi di Perguruan tinggi memiliki wewenang penuh untuk menentukan  Visi misi, kebijakan, strategi dan program pengembangan termasuk format organisasi kemahasiswaan.
Rektor UMB , Dr. Ir. Arissetyanto Nugroho., MM  dengan materi “Tata Tertib dan Etika Mahasiswa” menekankan perlunya dibangun budaya profesional dan komitmen yang dilandasi oleh sikap kedisplinan, jujur dan bertanggung jawab.  Sarjana yang profesional juga harus memiliki kemampuan soft skill dan inisiatif.  Dalam rangka menegakkan kehidupan kampus yag kondusif  maka Regulasi berkaitan dengan Etika dan tata Tertib harus ditegakkan dengan semangat pembelajaran.
Dalam rangka pembinaan karakter ibu Marwah Daud Ibrahim PhD memberikan wacana baru tentang “mengelola hidup dan merencanakan masa depan”. Mimpi besar bangsa Indonesia adalah Indonesia bangkit dengan segala kekayaan sumber daya alam dan sumberdaya manusianya. Untuk itu harus diisi oleh generasi yang memiliki kecerdasan komprehensif sebagaimana dituturkan juga oleh Dr,. Widyo Winarso. Narasi yang diberikan sangat  relevan sebagai sumber inspirasi dalam pembinaan, bukan saja terhadap mahasiswa baru akan tetapi dapat diterapkan pada semua lini secara terintegrasi dalam program pembinaan karakter mahasiswa. Kesemuanya itu menjadi landasan visi idiel dalam perencanaan strategis pola pengembangan kegiatan kemahsiswaan.  Dalam tataran ini WR Bidang SDM dan Keuangan  juga memberikan masukan  perlunya dibuat miltestone dan indikator indikator pencapaian .
Meskipun perlu direvisi masukan nara sumber telah sejalan dengan visi pola pengembangan kemahasiswaan UMB yang telah disusun. Salah satu isyu strategis yang penting menyangkut target dan indikator pencapaian program pembinaan karakter dan soft skill melaui 4 tahap yakni  Self Image Stage , Innovative & Creative Stage , Building a Winning Organization Stage dan Effort of Entrepreneurial .
Landasan substansial dalam kebijakan dan strategi serta program pengembangan kegiatan kemahasiswaan mendapat masukan WR Bidang Akademik  Ir Dana Santoso PhD dengan gagasan barunya tentang profile mahasiswa, keterkaitan dengan akrditasi, keterbatasn dan potensi pengembanganya. Masukan tersebut juga lansung menuki pada persolan keterkaitannya dengan unit lain dalam rangka pembinaan terintegrasi. 

Program pengambangan pada dasarnya menyengkut 5 hal yakni peningaan mutu pembinaan
  1. Peningkatan mutu pembinaan melalui kegiatan
·         Penalaran Keilmuan dan Keprofesian Mahasiswa:
·         Sikap ilmiah daya analisis
·         Sikap profesional.
  1. Peningkatan Mutu Pembinaan Kegiatan Kemasyarakatan Mahasiswa
·         Mahasiswa memiliki tanggungjawab sesuai usianya
·         Mengaktualisasikan dirinya secara luas
·         Bakti sosial yang antara lain dapat berupa penyuluhan, kerja bakti
·         Mengaktualisasiakan hasrat dan kepekaan sosial
  1. Minat dan Bakat Maha­siswa
·         Minat dan kegemaran tercermin dari jumlah unit kegiatan mahasiswa 
·         Lingkup kegiatan  kegiatan minat bakat merupakan kegitan  ekstra kurikuler
  1. Kesejahteraan Mahasiswa : menyangkut kualitas layanan meliputi aspek kerohanian/keagamaan, kesehatan fisik, bimbingan dan konseling, beasiswa, koperasi/bursa, dan fasilitas/peralatan.
  2. Peningkatan Mutu Organisasi Kemahasiswaan
Setelah mendengarkan masukan dari SPMI Ir. Desiana Vidayanti MT,  program pengembangan tersebut harus dilengkapi dengan prosedur. Pada dasarnya prosedur bahkan WI bidang kemahaiswaan telah banyak dibuat dan perlu disesuaikan dengan Polbangmawa yag baru serta program pengembangnnya. Untuk melengkapi prosedur maka sebagai tindak lanjut raker ini dibentuk 3 Komisi yang bertugas dalam waktu 7 hari menyelesaikan prosedur kegiatan kemahasiswaan.

Komisi I .PolbangmawaDan Organisasi (zainal)
Ketua                    : ZainalArifin
Anggota               : Danto, Rachman, Arief, Sulis,
1.        Renstradanstandarpembinaan
2.        Strukturormawadanketerkaitandenganuniversitas
3.        Seleksipengurusormawa
4.        Program dankegiatanormawa
5.        Output :Rancangan SK Rektortentang Tata KelolaOrmawa

Komisi II. Etika,TataTertib Dan Pembinaan Karakter
Ketua                    : IbuDaruAsih
Anggota               : Nindy, Ali, Afiyati, Andi,
1.        Revisitatatertib (+fungsionaris)
2.        Review bukusakumahasiswa
3.        Program pembinaankarakter
4.        SatuanKreditKegiatan (SKK)

Komisi III. ProsedurKegiatan Dan  Kesejahteraan
Ketua                    : EndiRekarti
Anggota               : SabarRudiarto, Imam, Wulan, Lukman, Tin
1.        Prosedurijinkegiatandalamkampus
2.        Prosedurijinkegiatanluarkampus
3.        Prosedurmewakilikampus
4.        Prosedurpengangkatanpengurusormawa
5.        Prosedurlaporankegiatan
6.        Prosedurmengikutilomba
7.        Prosedurpenyampaianaspirasi

Komisi IV.  Alumni
Ketua                    :EndiRekarti
Anggota               : WahyuHarihaji, Sabarudin, Acep, Danto
Share on Google Plus

About Kemahasiswaan Mercubuana

Direktorat Kemahasiswaan Universitas Mercu Buana
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment