Universitas Mercu Buana

Unggul, Bermutu dan Bemanfaat

PROSEDUR PEMILIHAN FUNGSIONARIS ORMAWA



A.     KRITERIA BAKAL CALON FUNGSIONARIS ORMAWA

1.       Persyaratan Akademik Untuk Ketua dan Wakil Ketua Ormawa.
a.       Indeks Prestasi Kumulatif minimal 3.00 untuk semua mata kuliah yang pernah diambil termasuk nilai E dan D
b.       Telah mencapai minimal 75 SKS untuk fungsionaris MPM, BEMU, DPM, BEMF, UKM dan 60 SKS untuk fungsionaris HIMA tidak termasuk nilai E dan D

2.       Persyaratan Akademik Untuk fungsionaris lainnya.
a.       Indeks Prestasi Kumulatif minimal 3.00 untuk semua mata kuliah yang pernah diambil termasuk nilai E dan D
b.       Telah mencapai minimal 60 SKS untuk fungsionaris MPM, BEMU, DPM, BEMF, UKM dan 45 SKS untuk fungsionaris HIMA tidak termasuk nilai E dan D

3.       Persyaratan lainnya (untuk seluruh fungsionaris).
a.       Tidak pernah terkena skorsing atau sedang dalam masa skorsing percobaan.
b.       Memiliki sertifikat sebagai panitia kegiatan yang terkait yang diselenggarakan oleh ORMAWA di lingkungan Universitas Mercu Buana.
c.       Mengikuti pelatihan management dan kepemimpinan  (LDK/LKMM) yang diselenggarakan atau diakui oleh Direktorat kemahasiswaan UMB.
d.       Memiliki sertifikat MABIM atau mengikuti seminar/workshop lainnya terkait dengan tema pengembangan softskill yang diakui oleh Direktorat Kemahasiswaan UMB.

B.     PROSEDUR SELEKSI DAN PEMILIHAN

1.       Seluruh kegiatan seleksi dilakukan oleh panitia pemilihan independen yang anggotanya dapat diusulkan secara terbuka oleh mahasiswa dengan kriteria mengacu pada aturan kriteria kepanitian kegiatan kemahasiswaan dan mendapatkan rekomendasi dari Ketua Program Studi/ Ketua Bidang Studi masing-masing.
2.       Untuk semua bakal calon fungsionaris ORMAWA harus mendapatkan rekomendasi dari Ketua Program Studi/Ketua Bidang Studi
3.       Bagi  bakal calon ketua dan wakil ketua MPM, BEMU, DPM, BEMF, dan UKM harus mendapatkan rekomendasi dari Dekan
4.       Khusus untuk bakal calon fungsionaris UKM harus mendapatkan rekomendasi dari Pembina UKM
5.       Bakal calon ketua dan wakil ketua dapat dicalonkan ataupun mencalonkan diri sendiri
6.       Bakal calon fungsionaris lainnya dapat diusulkan oleh ketua dan wakil ketua terpilih
7.       Setiap bakal calon berhak dan berkewajiban menyampaikan visi dan misi serta program kerjanya kepada mahasiswa dan pejabat Dekanat.
8.       Rincian tahapan kegiatan pemilihan diatur oleh panitia pemilihan dan mendapatkan persetujuan dari PKF atau PUKM
9.       Kegiatan seleksi dan pemilihan fungsionaris ormawa dilakukan pada masa perkuliahan aktif sebelum masa Ujian Akhir Semester Genap tiap tahunnya.

C.      MEKANISMEPENGANGKATAN DAN PEMBERHENTIAN

1.       Panitia pemilihan melaporkan hasil pemilihan kepada Rektor melalui Direktorat kemahasiswaan untuk ormawa tingkat universitas dan Dekan untuk ormawa tingkat fakultas dan program Studi/Bidang Studi
2.       Calon terpilih diangkat dan diberhentikan melalui SK Rektor untuk tingkat universitas dan Dekan untuk tingkat fakultas dan program Studi/Bidang Studi
3.       Fungsionaris ormawa dapat diberhentikan sebelum masa bhaktinya berakhir karena:
a.       Meninggal
b.       Cacat tetap yang membuat yang bersangkutan tidak lagi sanggup menjalankan tugasnya
c.       Pindah/keluar/lulus dari Universitas Mercu Buana
d.       Tidak menjalankan tugas dan tanggungjawabnya karena kelalaian, dengan rekomendasi dari MPM/DPM dan disetujui oleh Pembina Kemahasiswaan
e.       Mendapatkan sanksi skorsing dari Universitas Mercu Buana 
4.       Wakil Ketua Secara otomatis dapat menggantikan posisi Ketua yang berhenti atau berhalangan tetap sampai dengan berakhirnya periode kepengurusan.
5.       Ketua berhak mengusulkan penggantian fungsionaris yang berhenti atau berhalangan tetap dengan persetujuan MPM/DPM, PKF/PUKM, dan memenuhi kriteria yang berlaku.
Share on Google Plus

About Kemahasiswaan Mercubuana

Direktorat Kemahasiswaan Universitas Mercu Buana
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment