Universitas Mercu Buana

Unggul, Bermutu dan Bemanfaat

Dunia Kampus: Character Building & Life Mapping Training Mengelola Hidup & Merencanakan Masa Depan


PROGRAM DUNIA KAMPUS 2014/2015


Character Building & Life Mapping Training

Mengelola Hidup & Merencanakan Masa Depan

(MHMMD)

Bagi:
Mahasiswa Universitas Mercu Buana Jakarta







Dipublikasikan Oleh: Ahmad Rifa'i
Materi: Ditmawa Universitas Mercu Buana
Foto: Humas Universitas Mercu Buana



LATAR BELAKANG
Untuk menjadi bangsa yang besar, kita harus merumuskan paradigma baru yaitu melihat sukses bangsa sebagai kumpulan atau akumulasi dari sukses kecil setiap warganya. Sukses Universitas/ lembaga adalah kumpulan atau agregasi dan sinergi dari sukses individu-individu di dalamnya.
Mengapa setelah lebih dari setengah abad kita merdeka kesejahteraan belum dapat kita wujudkan? Pangkal utama dari masalah ini adalah mentalitas dan mindset bangsa kita yang masih belum banyak beranjak dari masa penjajahan dahulu.
Kita butuh manusia Indonesia yang lebih optimistis bukan pesimistis; berpikir positif bukan yang negatif; sinergis dan menang-menang bukan saling membunuh karakter; bercara pandang yang mendorong prakarsa masyarakat daripada sekadar bertumpu pada inisiatif pemerintah.
Sebagai aset bangsa, mahasiswa memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan ke arah suatu kemampuan yang dibutuhkan bagi peningkatan mutu pembangunan bangsa dan negara. Untuk itu, mahasiswa memerlukan peluang dan tantangan yang sistematis guna meningkatkan potensi, mentalitas, dan perilakunya. Selain itu, mahasiswa sebagai aset bangsa memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan dan secara dini digali potensinya sebagai calon penerus pemimpin bangsa.
Untuk mencapai hal tersebut, maka sejalan dengan program Pendidikan Karakter Bangsa yang dicanangkan Kementerian Pendidikan Nasional RI, MHMMD Training Center mengembangkan Program Pendidikan Karakter Mahasiswa Metode; Mengelola Hidup dan Merencanakan Masa Depan (MHMMD).

TUJUAN KHUSUS
Memahami nilai-nilai karakter bangsa.
Membiasakan mahasiswa dengan pola fikir dan pola sikap yang baik.
Mengembangkan kompetensi diri secara utuh dan menjaga, meningkatkan prestasi pribadi.
Menyeimbangkan aspek dimensi hidup manusia IQ, SQ, AQ, & EQ
Peserta memiliki tujuan hidup dan rencana masa depan yang jelas,
Memiliki rasa nasionalisme dan patriotisme yang tinggi,
Motivasi dan daya juang yang tinggi untuk belajar, berkarya dan beprestasi
Membentuk karakter, integritas dan prilaku positif yang selalu siap memberi, melayani dan menginspirasi orang lain untuk berbuat lebih baik lagi.
Keterampilan menetapkan fokus, menyusun dan mengurai rencana,
Kemampuan menyusun Peta hidup, memanfaatkan waktu dan belajar dari Role Model.



SASARAN
Terjadinya perubahan mindset, yang berdampak pada perubahan sikap dan tingkah laku dan melalui pelatihan, pembiasaan, mentoring dan berbagai kisah sukses serta program berencana dan terpadu diharapkan dapat terbentuk karakter yang positif, berencana, religius, solutif, dll, pada diri mahasiswa.
Terwujudnya suasana akademik di lingkungan kampus melalui peningkatan kreativitas, sikap ilmiah, professionalisme, kepedulian untuk membantu mewujudkan masyarakat Indonesia yang seimbang Imtaq dan Ipteknya dan mampu berkontribusi positif di tengah masayarakat yang pada gilirannya mampu membentuk karakter mahasiswa yang positif dan memiliki keseimbangan hidup (AQ, SQ, IQ, EQ).


BENTUK KEGIATAN

Pelatihan Mengelola Hidup dan Merencanakan Masa Depan (MHMMD) dan Program Mentoring.

WAKTU, TEMPAT, DAN JUMLAH PESERTA TRAINING
Training ini akan dilaksanakan selama 2 (dua) hari, adapun setiap harinya akan dimulai dari jam 08.00 (pembukaan) dan diakhiri pada jam 17.00 WIB. Training ini dilaksanakan di kampus Universitas Mercu Buana Jakarta dan adapun peserta yang akan mengikuti program training adalah seluruh mahasiswa baru UMB angkatan 2014.

MATERI
Materi pelatihan terbagi atas tiga pengantar yang diikuti oleh materi inti yang dibagi atas 12 langkah dan dikelompokkan dalam 4 Etape. Materi pelatihan merupakan rangkaian yang berurutan dan saling melengkapi antara etape pertama, kedua,ketiga dan keempat. Diharapkan peserta mengikuti seluruh rangkaian acara secara utuh agar supaya bisa mendapatkan manfaat secara optimal dan berdaya guna.
Pengantar Pertama: HIDUP MASA, menjelaskan tentang Tujuan HIDUP di muka bumi, yaitu untuk Mengangungkan Tuhan (Glorifying God) sesuai keyakinan kita masing-masing dan Memakmurkan Kehidupan di Bumi (Enriching Life) sesuai dengan potensi kita masing-masing. Setiap orang dibekali dengan potensi unik sehingga tiap-tiap kita bukan hanya berhak tapi bahkan wajib untuk sukses untuk mengaktualisasikan potensi yang diberikan Tuhan kepada masing-masing kita. Dilanjutkan dengan penyadaran bahwa setiap Nafas adalah anugrah yang harus disyukuri dan setiap detik adalah amanah yang harus di tunaikan. Dan bahwa berbagai perbedaan yang kita miliki, justru membuat kita harus saling mengenal, saling mencintai, saling menghargai dan saling membantu dan mengikuti rencana dan tatanan Tuhan menciptakan kita dan semesta ciptaan-Nya.

Pengantar Kedua: NUSANTARA JAYA 2045, tentang betapa Indonesia negara besar, dengan luas setara dengan 50 negaera bagian Amerika, dan 27 negara Uni Eropa dan memiliki potensi SDM, SDA, SDP yang merupakan anugrah Tuhan Yang Maha Esa yang harus kita syukuri. Dan mengingatkan bahwa negeri ini memiliki tiga kemungkinan di masa depan: Bangkrut (kemiskinan, korupsi, kekerasan, pornografi, narkoba, karakter buruk dibiarkan; Bubar (jika ketimpangan diteruskan); tapi kita berharap akan Bangkit (memimpin peradaban bukan hanya di Asia tapi dunia). Berbagai ironi sebagai negara kaya yang masih banyak orang miskin, negeri subur tapi masih banyak kelaparan dimunculkan. Juga diingatkan tentang peran strategis mindset, pola pikir, karakter dan sikap positif dalam kemajuan bangsa ditampilkan. Disertai dengan fakta dan argumen pendukung disertai dengan Motivasi untuk berkontribusi mewujudkan Nusantara Jaya 2045. Seratus tahun Indonesia Merdeka, Nusantara bangkit menjadi salah satu pemimpin peradaban bukan hanya di Asia tapi dunia.
Pengantar Ketiga: KESEIMBANGAN HIDUP. Setelah menyamakan frequensi dan mindset peserta tentang hakekat penciptaannya sebagai manusia dan sebagai warga negara Indonesia sehingga memunculkan kepedulian semangat nasionalisme sebagai bangsa Indonesia. Setelah itu dijelaskan tentang perlunya mengubah mindset: menjadi semakin positif, hidup berencana, demokratis, egaliter, memiliki hidup seimbang: Spiritual, emosional, adversity dan inteletual (SQ, EQ, AQ dan IQ). . Dan bahwa MASA DEPAN harus Selamat, Bahagia, Sukses dan Mulia (SBSM) dengan selalu mengangungkan Tuhan dan bertekad menghasilkan manfaat sebanyak­banyaknya kepada manusia dan mahkluk lain di muka bumi.

ETAPE I: MENGENAL POTESI DIRI (LANGKAH 1- LANGKAH 4)
Pada etape ini, setiap peserta diajak untuk mengenal potensi diri sebagai salah satu keterampilan paling mendasar. Hanya dengan mengenal potensi diri yang dianugrahkan Tuhan kepada tiap manusia seseorang dapat berfikir positif memandang dirinya, keluarga, orang lain, lingkungan dan bangsanya. Dengan methode renungan, Peserta diajak untuk memotret potensi diri dengan cara melihat bakat, minat, pengalaman, pendidikan, sifat dasar yang dimiliki lalu melakukan napak tilas ke masa lalu, memotret masa kini, dan menyusun impian masa depan.
ETAPE II: MENCARI PELUANG (LANGKAH 5 – LANGKAH 6)
Setelah mengenal potensi diri maka setiap peserta diajak untuk melihat betapa berlimpahnya peluang yang tersedia baik berdasarkan bidang maupun wilayah. Setiap peluang seharusnya dilihat sebagai kesempatan untuk mengabdi, beribadah dan mengagungkan Tuhan dan sekaligus kesempatan untuk membuat hidup di bumi lebih indah, lebih mudah, lebih baik karena kontribusi kita. Peserta diajak untuk menyadari bahwa bumi Allah luas, dan bahwa Indonesia dengan lk 75.000 desa, 6000 kecamatan, 500 Kabu/kota, 33 Provinsi adalah peluang wilayah terbuka untuk kita berkiprah.
ETAPE III: MENGELOLA HIDUP (LANGKAH 7- LANGKAH 9)
Setelah menyadari tentang potensi diri dan peluang yang tersedia, peserta diingatkan tentang perlunya fokus, menyusun rencana dan mengurai langkah demi langkah untuk mencapai target. Mereka difasilitasi untuk menuliskan, berbagi dan menvisualisasikan cita-cita dan target spesifik secara detil.

ETAPE IV: MERENCANAKAN MASA DEPAN (LANGKAH 10-LANGKAH 12)
Langkah puncak pada pelatihan adalah ketika peserta diminta menulis PETA HIDUP. Mereka diajak untuk membuat "grand design" atau "blue-print" perjalanan hidup masing-masing dimulai dengan masa kini, lalu melangkah mundur melihat dari mana mereka di masa lalu, untuk kemudian diajak menyusun peta navigasi perjalanan hidup di masa depan, sampai usia 70 tahun. Setelah itu peserta dilatih untuk melakukan manajemen waktu dengan menyusun rencana 5 tahunan, tahunan, bulanan, mingguan dan harian. Terakhir dijelaskan tentang perlunya role model ata tokoh teladan.
Pada setiap langkah dan etape ini dijelaskan tentang Golden Karakter yang diperlukan untuk sukses terutama sikap Jujur, Disiplin, Cerdas, Peduli, serta dilakukan bebagai Pembiasaan ibadah dan pembiasaan untuk memberi Salam, Senyum, Sapa dan selalui siap untuk berbagi, saling mendukung dan memotivasi.

METHODE
Pelatihan MHMMD terdiri atas 3 proses utama: Perubahan pola pikir (mindset ) dan karakter, pembiasaaan dan berbagi kisah sukses, serta pembelajaran dari role model. Tiga proses ini berlangsung dengan peserta sebagai tokoh utama dan sentral. Setiap peserta mendapat kesempatan berbicara dan kesempatan di dengar baik dengan pasangan, di dalam kelompok maupun di kelas. Setiap peserta aktif berfikir, menulis dan berbagi serta melakukan bergai jenis aktivitas di dalam maupun di luar kelas. Untuk melakukan proses perubahan mindset dan pendidikan karakter berbagai methode di manfaatkan, a.l.

Penyamaan Frequensi , presesentasi dengan slide, video, music, data, informasi, renungan dan review untuk menyamakan cara dan sudut pandang.
Diskusi dan dialog interaktif dengan nara sumber, pelatih, dan sesama peserta
Berbagi atau Sharing antar peserta agar mampu jadi pendengar dan pembicara.
Presentasi di dalam kelompok dan di kelas.
Ibadah bersama
Pengisian Lembar Kerja untuk membiasakan peserta menuliskan apa yang ada dalam pikiran.
Goal Setting dan renungan untuk pencerahan spiritual,
Simulasi dan pembiasaan
Refokus dan icebreaking di setiap awal acara, agar peserta selalu siap menerima materi
Future Search: diskusi tanpa suara, untuk memutuskan prioritas program tindak lanjut (follow up and Action plan dalam bentuk mind-map dan dipresentasikan kepada seluruh anggota.


NILAI-NILAI yang terkandung dalam Materi MHMMD:
a.    Religius : P1 (Glorifying God),          P3 (4dimensi=SQ), LK1(potensi
anugrah tuhan), LK 2(penanaman nilai agama & kegiatan keagamaan di keluarga), LK3(dimensi agama), LK 8 (Penguatan: doa), LK 10 (waktu terbatas, akhirnya adalah kematian), Lk12 (ibadah=charger), Goal setting, Ibadah
b. Jujur : Absensi,Games (taati peraturan dan hindari larangan, kebiasaan =/=> kebenaran seharusnya kebenaran => kebiasaan), LK 1 (akui potensi), LK2 (mengakui kegagalan sebagai sumber belajar, bahwa kesuksesannya hari ini adalah hasil kontribusi/peran orang banyak), LK3 (potret diri dalm multidimensi hidup), Lk 6 (mengakui asal daerah)
c.   Toleransi : P1 (toleransi beragama, menjalankan fungsi penciptaan), P2 (Radius of Trust), Sharing (mau jadi pendengar dan pembicara yang baik), p3 (Pola hubungan ‘x’ = sinergi)
d.   Disiplin : Absensi (tepat waktu=bintang telat=manyun,
absen=memble), jadwal kegiatan ketat, saat berbagi/ presentasi (sesuai waktu yang diberikan), LK11 (menuliskan yang mau dikerjakan, menjalankan yang sudah ditulis), games (alcatraz: maju-mundur harus benar), LK 7 (disiplin terhadap fokusnya)
e. Kerja keras : jadwal kegiatan yang ketat, Lk8 (tujuan harus jelas dan menyusun rencana dengan rinci/detail), LK9 (butuh proses panjang yang membutuhkan banyak perjuangan), Alcatraz (pantang menyerah&gigi h)
f.    Kreatif : LK 1 (Proyeksi 10 tahun), 4 (impian seimbang), LK 5 (kreatif ciptakan peluang), LK6 (berani menjadi pioneer, mau ke daerah yang ‘jarang’ dikunjungi), Future search (ide/usulan program), nama & yel­yel kelompok (kreasi kelompok), Transfer Data (ciptakan kode yang efektif untuk sampaikan pesan)
g.   Mandiri : Game Alcatraz (ambil keputusan sendiri, percaya diri melangkah), LK 3 (eksistensi diri)
h. Demokratis : LK 3 (organisasi), sharing, Diskusi (future search dan telur mata sapi), Yel / dinamika kelompok
i.     Rasa ingin tahu : presentasi, LK 5 & 6 (traveling untuk cari pengalaman), sharing (tanya jawab), p2 (value negara sukses sebagai pem banding)
j.     Kebangsaan : Indonesia Raya, Indonesia Pusaka, P2 (3B, bangunkan 3T, Nusantara Jaya) LK 6, LK 4 (manfaat/prestasi=lebih panjang usianya dari usia kita), ga korupsi
k.   Cinta tanah air : P2 (3 T, LK 6, LK4, berprestasi untuk negara, kualitas guru meningkat, contoh: guru beri contekan = merusak karakter.
l.   Menghargai prestasi: P2, Sharing, Presentasi peserta/pelatih (menjadi pendengar yang baik), LK 10 (prestasi masa lalu dan masa depan yang ingin ditoreh di masa depan), LK 2 (prestasi masa lalu).
m. Komunikatif: Sharing, games, presentasi, dialog-hikmah games.
n. Cinta damai: LK 6 (berdamai dengan wilayah yang dikunjungi, membawa manfaat, menghargai adat/aturan lokal wilayah).
o. Gemar membaca: LK 2 (buku berpengaruh, belajar dari tokoh, perjalanan, arti dari nama, yang ditanamkan di keluarga).
p. Peduli Lingkungan: lk 6 (menyesuaikan diri dengan lingkungan baru/ wilayah yang dikunjungi), p1 (manusia sebagai khilafah= memakmurkan bumi), cosmic dance (we are just alink in time).
q.  Peduli sosial: 3T (peduli sosial), p3 (aq=bahagia=berbagi), role model (sedekah=pulsa, bunda theresa, LK 3 (hidup bermasyarakat), Lk 4 (seimbang –amal).
r.     Tanggung jawab: Lk 4 (tanggung jawab terhadap masa depannya, LK 3 (Peran & tanggung jawab).

Share on Google Plus

About Kemahasiswaan Mercubuana

Direktorat Kemahasiswaan Universitas Mercu Buana
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment